cara mudah mengatasi writer's block
cara mudah mengatasi writer's block - Hallo sahabat Halaman Adeung, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul cara mudah mengatasi writer's block, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Menulis nikmat, Artikel Tips, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.Judul : cara mudah mengatasi writer's block
link : cara mudah mengatasi writer's block
Kali ini akan kita bahas soal Writer’s block. Hampir semua penulis rata-rata bertemu dengan kalimat satu ini, iya Writer's block. Di mana sang penulis akan mendapati kendala ide mendadak tidak berkembang, semangat memudar, inspirasi pun tak ada. Semua itu benar-benar begitu mengganggu seorang penulis dalam proses kepenulisannya. Sebenarnya Writer's block hanya istilah saja bukan sebuah masalah. Jika kamu tau cara mengatasinya. Untuk seorang penulis senior mungkin writer's block mudah diatasi. Tapi bagi penulis pemula, writer's block bisa sangat masalah.
Karena masalah ini bisa-bisa butuh waktu panjang untuk kembali melanjutkan cerita. Agar itu tidak terjadi, maka di sini akan dikasih cara bagaimana solusi mengatasi Writer's block
1. Sebelum kita menentukan sebuah ide untuk tulisan kita, maka lebih dulu harus kita pahami ide tersebut. Karena jujur saja, ide seorang penulis itu sangat banyak di dalam kepalanya. Oleh karena itu, jika tiba-tiba suatu ide melintas dengan santai di benakmu, maka segera kamu tuliskan ide itu. Pada ponselmu atau selembar kertas, dan apapun yang dapat kamu gunakan untuk tempat menulis. Kamu perhatikan semua kejadian yang kamu temui dalam keseharianmu. Lalu kamu tuliskan saja, pada awalnya memang tidak berguna. Tapi kelak apa yang sudah kamu tulis itu walau hanya sebatas coretan saja akan berguna untukmu. Ketika kamu membacanya kembali.
2. Menulis itu bukan hanya soal mengetik saja. Yang mungkin menurutmu dapat kamu lakukan di mana saja. Mungkin itu tidak salah. Tapi alangkah baiknya, jika kamu sedang menulis temukan atau buatlah suasana nyaman untukmu menulis. Setiap penulis memiliki caranya sendiri-sendiri, makanya ini subjektif saja. Temukanlah kenyamanan itu untuk kamu dapat menulis dengan lebih asik. Ingat! Betapa membantunya suasana lingkungan dan orang-orang di sekitar untuk membuat kita nyaman saat menulis. Lalu membuat kita berhasil meraih apa yang kamu impikan. Jadi, temukanlah kenyamanan itu.
3. Nah, beberapa penulis melakukan hal ini juga dapat membantunya untuk memudahkan saat menulis. Membuat outline tapi bukan berarti kamu harus membuat outline. Ini bukan sebuah keharusan juga. Karena beda penulis beda cara. Terkadang memang kamu harus membuat outline, namun jika outline yang kamu buat malah menjenuhkan maka lekas endapkan atau diamkan sejenak.
Ketika itu terjadi, maka saatnya peran imajinasimu harus bekerja menemukan cerita lain yang benar-benar berbeda dari outline yang sudah ada. Jangan kamu paksakan untuk terus mengikuti outline kamu. Belajarlah untuk berani mengakuinya, jika ada kesalahan yang sudah kamu buat. Jangan malah terus bertahan pada kesalahan itu. Kamu harus belajar mengikhlaskan. Mulailah dengan alur baru dan plot yang jauh berbeda, serta lebih detail.
Bersabarlah jika memang ada kesalahan, lepaskan saja.
4. Coba kamu buat sebuah perubahan mendadak (twist) pada bagian akhir cerita. Buatlah beberapa perubahan, tidak perlu kamu pikirkan bagaimana awalnya. Siapa tau perubahan itu akan berguna saat kamu sudah berada pada tahap akhir dari pembuatan naskahmu.
5. Dalam sebuah cerita seorang karakter itu sangat penting. Jadi jangan biarkan ada karakter dalam ceritamu menganggur tidak mengambil peran apa-apa. Jika kamu memang menginginkan banyak karakter dalam ceritamu, silakan saja. Tapi ada yang harus kamu tau, semakin banyak karakter, maka semakin banyak pula yang perlu kamu pikirkan. Kamu harus dapat menjelaskan semua tokoh-tokoh tersebut dan perannya. Kamu harus dapat membuat mereka semua hidup dalam narasi yang kamu buat. Jadi pikirkanlah dengan cermat sebelum menentukan karakter.
5. Dalam sebuah cerita seorang karakter itu sangat penting. Jadi jangan biarkan ada karakter dalam ceritamu menganggur tidak mengambil peran apa-apa. Jika kamu memang menginginkan banyak karakter dalam ceritamu, silakan saja. Tapi ada yang harus kamu tau, semakin banyak karakter, maka semakin banyak pula yang perlu kamu pikirkan. Kamu harus dapat menjelaskan semua tokoh-tokoh tersebut dan perannya. Kamu harus dapat membuat mereka semua hidup dalam narasi yang kamu buat. Jadi pikirkanlah dengan cermat sebelum menentukan karakter.
6. Seorang penulis harus memiliki seseorang yang dapat diajak bertukar pikiran. Tidak perlu banyak, tapi yang pasti dia dapat diajak bicara untuk membaca naskah yang sudah kamu buat. Dengan meminta pendapat dari mereka maka kamu akan berhasil keluar dari kebuntuan yang mungkin kamu hadapi saat tahap penulisan.
7. Banyaklah membaca. Luangkan sedikit waktu saat kamu sedang menulis untuk membaca. Carilah bacaan di luar dari cerita yang kamu tulis. Mengapa? Agar kamu mudah mengembangkan ide ceritamu dengan membaca ide yang berbeda. Saat kamu sedang membaca sebuah karya dan menurutmu ada yang perlu dikoreksi. Begitulah reaksi seorang pembaca jika menemukan apa yang perlu dikoreksi. Segera lihatlah naskahmu kembali.
Aku rasa cukup hanya segitu saja tidak perlu banyak-banyak. Cukup terapkan beberapa solusi di atas ketika Writer's block datang menyapamu. Jangan menyerah ya, menulis itu memang berat. Tapi, jika kamu sudah menetapkan hati untuk berada di dalam dunia kepenulisan. Maka berbesar hatilah untuk menjalaninya.
Jika kamu berhasil itu hadiahnya dan jika kamu gagal itu pembelajarannya.
Tidak Ada Komentar