DOWNLOAD HERE
IKLAN

cara penulisan imbuhan di yang benar

cara penulisan imbuhan di yang benar - Hallo sahabat Halaman Adeung, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul cara penulisan imbuhan di yang benar, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Menulis nikmat, Artikel Tips, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : cara penulisan imbuhan di yang benar
link : cara penulisan imbuhan di yang benar

Halo semuanya, kali ini mari kita bahas soal penulisan "di" yang benar itu seperti apa. Bagi penulis yang sudah pengalaman, mungkin tidak lagi masalah dengan penulisan awalan "di" sementara untuk penulis pemula awalan "di" masih suka keliru. Di mana harus disambung atau dipisah. Sebenarnya mau penulis senior dan pemula masih sama-sama suka keliru. Bukan karena tidak tau, namun sering sekali menyepelekan saja atau tidak teliti karena terlalu cepat menulis.

Sekarang mari kita saling mengingatkan saja. Bukan untuk menggurui. Untuk kamu yang belum mengetahuinya, silakan baca apa yang akan dituliskan dengan seksama. Agar mudah memahaminya. Saya akan coba menjelaskannya dengan bahasa yang ringan.

Sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui penulisan kata "di" yang dipisah dari kata yang mengikutinya.

  • Penulisan "di" yang dipisah.

Dalam tata bahasa Indonesia, "di" adalah kata depan dan "di" adalah imbuhan yang ditempatkan di awal kata dasar. Jika "di" berfungsi menandai tempat atau kata beda. Nah, maka "di" ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya.

Beberapa contoh:

di samping✔ bukan disamping❌

di mana-mana✔ bukan dimana-mana❌

di sana✔ bukan disana❌

di bawah✔ bukan dibawah❌

di hadapan✔ bukan dihadapan❌

di situ✔ bukan disitu❌

di antara✔ bukan diantara❌

di sisi✔ bukan disisi❌

di sebelah✔ bukan disebelah❌

di jalan✔ bukan dijalan❌

di restoran✔ bukan direstoran❌

di rumah✔ bukan dirumah❌

di dalam✔ bukan didalam❌

di luar✔ bukan diluar❌

Apa sekarang kamu sudah sedikit memahami. Penulisan 'di' yang dipisah? Saya yakin sudah.

Sekarang mari lanjut penulisan 'di' yang disambung. Mari simak lagi dengan seksama.


  • Penulisan "di" yang disambung.

Imbuhan "di" bentuk terikat yang tidak dapat berdiri sendiri. Berfungsi membentuk kata kerja pasif. Imbuhan "di" ditulis serangkai dengan kaya pengikutnya. Dan diikuti oleh kata kerja.

Beberapa contoh:

dibeli✔ bukan di beli❌

disuap✔ bukan di suap❌

diintip✔ bukan di intip❌

dimakan✔ bukan di makan❌

dibuat✔ bukan di buat❌

dikejar✔ bukan di kejar❌

dipukul✔ bukan di pukul❌

dikasih✔ bukan di kasih❌

disambung✔ bukan di sambung❌

diminta✔ bukan di minta❌

dihajar✔ bukan di hajar❌

ditambah✔ bukan di tambah❌

ditempati✔ bukan di tempati❌

didatangi✔ bukan di datangi❌

disampingkan✔ bukan di sampingkan❌

dicintai✔ bukan di cintai❌

Sekarang kamu pasti sudah dapat memahaminya.

Intinya, dari perbedaan dua contoh di atas adalah: jika penulisan "di" diikuti kata menunjukkan tempat maka harus dipisah. Sedangkan jika penulisan "di" diikuti kata kerja maka harus disambung.
Saya harap kamu membacanya dengan seksama. Karena penulisan "di" yang dipisah atau "di" yang disambung, perbedaannya sangat tipis jika tidak mengetahuinya.

Mudah-mudahan kita bisa terus saling belajar bersama dan saling mengingatkan. Jika apa yang sudah saya tuliskan di atas masih ada yang keliru silakan beritahu saya. Karena saya akan senang hati untuk bertukar pikiran.

Terima kasih.







Demikianlah Artikel cara penulisan imbuhan di yang benar

Sekianlah artikel cara penulisan imbuhan di yang benar kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel cara penulisan imbuhan di yang benar dengan alamat link https://adeung.blogspot.com/2018/07/cara-penulisan-imbuhan-di-yang-benar.html


Jangan Lupa Bagikan Halaman Ini

Tidak Ada Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel