kenapa naskah novel ditolak penerbit
kenapa naskah novel ditolak penerbit - Hallo sahabat Halaman Adeung, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul kenapa naskah novel ditolak penerbit, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Menulis nikmat, Artikel Tips, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.Judul : kenapa naskah novel ditolak penerbit
link : kenapa naskah novel ditolak penerbit
Hai, untuk kali ini mari kita bahas tentang sebab yang sering terjadi dan banyak dialami oleh penulis terutama mereka yang katanya pemula dan yang katanya senior juga alami. Naskah novel ditolak penerbit.
Memang menerbitkan naskah adalah impian banyak penulis. Alangkah menyenang jika berhasil menerbitkannya. Tapi dalam kenyataan bahwa menerbitkan novel tidak semudah senja berganti malam. Banyak sekali yang harus dilakukan. Bukan hanya sekedar menulis cerita saja. Ada banyak tahapan yang harus dijalankan. Dari tahapan paling utama yaitu cerita itu sendiri, lalu kepenulisan dalam cerita itu sendiri, baru berhadapan dengan pihak penerbit.
Jadi tidaklah mengherankan betapa sulitnya mendapatkan restu dari penerbit untuk naskah kita dapat diterbitkan. Jika satu saja tahapan itu terlewatkan. Maka surat kontrak terbit tidak akan pernah sampai ke rumah kita.
Coba sekarang kita bahas apa yang harus kamu lakukan sebelum mengirim naskah ke penerbit. Agar tidak lagi mendapatkan surat cinta (penolakan) dari penerbit.
Jika memang kamu berniat untuk menjadi penulis yang naskahnya diterbitkan. Ingatlah, Naskah bagus saja tidaklah cukup. Bahkan sangat tidak cukup. Yang kamu sebenarnya harus lakukan adalah menulis Naskah yang luar biasa. Jika kamu tau dan menyadarinya kalau di luar sana banyak sekali naskah yang buruk. Tapi, naskah yang bagus pun sangat banyak. Sedangkan naskah yang luar biasa itu yang tidak banyak penulis bisa menghasilkannya. Sekarang jadilah bagian dari yang tidak banyak itu.
Sadarilah, mengapa naskah yang bagus saja terkadang tidaklah cukup agar dapat diterbitkan. Bukankah kamu sudah tau dan memahami jika penerbit itu adalah sebuah Bisnis. Dan dia, bisnis yang keras. Sebab beberapa penulis, mereka tidak pernah sama sekali memikirkan masalah nilai jual, yang mereka tekankan hanya manfaat apa yang dia dapat dari menulis. Jadi tidaklah mengherankan penulis dan penerbit sering tidak nyambung.
Sekarang kamu sudah tau atau mengerti apa yang harus kamu lakukan?
Buatlah Naskah yang bukan hanya sekedar bagus. Tapi yang luar biasa, novelmu harus menarik atau mungkin beda dari novel-novel yang sudah ada. Buatlah yang benar-benar luar biasa.
Jika kamu melakukan semua itu. Dan mulai memikirkan apa saja yang kamu anggap tidaklah penting selama ini. Berdoalah semoga naskahmu segera diterbitkan. Yakinlah bahwa kamu bisa seperti penulis-penulis idolamu.
Semangat!
Memang menerbitkan naskah adalah impian banyak penulis. Alangkah menyenang jika berhasil menerbitkannya. Tapi dalam kenyataan bahwa menerbitkan novel tidak semudah senja berganti malam. Banyak sekali yang harus dilakukan. Bukan hanya sekedar menulis cerita saja. Ada banyak tahapan yang harus dijalankan. Dari tahapan paling utama yaitu cerita itu sendiri, lalu kepenulisan dalam cerita itu sendiri, baru berhadapan dengan pihak penerbit.
Jadi tidaklah mengherankan betapa sulitnya mendapatkan restu dari penerbit untuk naskah kita dapat diterbitkan. Jika satu saja tahapan itu terlewatkan. Maka surat kontrak terbit tidak akan pernah sampai ke rumah kita.
Coba sekarang kita bahas apa yang harus kamu lakukan sebelum mengirim naskah ke penerbit. Agar tidak lagi mendapatkan surat cinta (penolakan) dari penerbit.
Jika memang kamu berniat untuk menjadi penulis yang naskahnya diterbitkan. Ingatlah, Naskah bagus saja tidaklah cukup. Bahkan sangat tidak cukup. Yang kamu sebenarnya harus lakukan adalah menulis Naskah yang luar biasa. Jika kamu tau dan menyadarinya kalau di luar sana banyak sekali naskah yang buruk. Tapi, naskah yang bagus pun sangat banyak. Sedangkan naskah yang luar biasa itu yang tidak banyak penulis bisa menghasilkannya. Sekarang jadilah bagian dari yang tidak banyak itu.
Sadarilah, mengapa naskah yang bagus saja terkadang tidaklah cukup agar dapat diterbitkan. Bukankah kamu sudah tau dan memahami jika penerbit itu adalah sebuah Bisnis. Dan dia, bisnis yang keras. Sebab beberapa penulis, mereka tidak pernah sama sekali memikirkan masalah nilai jual, yang mereka tekankan hanya manfaat apa yang dia dapat dari menulis. Jadi tidaklah mengherankan penulis dan penerbit sering tidak nyambung.
Sekarang kamu sudah tau atau mengerti apa yang harus kamu lakukan?
Buatlah Naskah yang bukan hanya sekedar bagus. Tapi yang luar biasa, novelmu harus menarik atau mungkin beda dari novel-novel yang sudah ada. Buatlah yang benar-benar luar biasa.
Jika kamu melakukan semua itu. Dan mulai memikirkan apa saja yang kamu anggap tidaklah penting selama ini. Berdoalah semoga naskahmu segera diterbitkan. Yakinlah bahwa kamu bisa seperti penulis-penulis idolamu.
Semangat!

Tidak Ada Komentar