Penulisan Partikel "Pun" Yang Benar
Penulisan Partikel "Pun" Yang Benar - Hallo sahabat Halaman Adeung, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Penulisan Partikel "Pun" Yang Benar, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Menulis nikmat, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.Judul : Penulisan Partikel "Pun" Yang Benar
link : Penulisan Partikel "Pun" Yang Benar
Hai, pada kali ini kita akan bahas penulisan partikel “pun” memuliskan partikel pun terkesan mudah. Tapi pada kenyataanya masih banyak loh yang salah penulisannya. Bagi penulis yang sudah terbiasa menulis mungkin tidak lagi keliru dalam penulisan partikel yang satu ini. Namun, bagi mereka yang baru mendalami dunia menulis masih suka ada kekeliruan.
Ok, tidak usah berlama-lama lagi. Sebelum menggunakan partikel "pun" ketahui kalau ada dua cara dalam penulisannya. Ada yang digabungkan dan ada yang terpisah. Silakan di simak.
Ok, tidak usah berlama-lama lagi. Sebelum menggunakan partikel "pun" ketahui kalau ada dua cara dalam penulisannya. Ada yang digabungkan dan ada yang terpisah. Silakan di simak.
1. Partikel “Pun” yang jika ditulis digabung.
Untuk partikel “pun” yang ditulis digabung dengan kata yang diikutinya merupakan kata penghubung seperti :
- Adapun ✔
- Andaipun ✔
- Bagaimanapun ✔
- Ataupun ✔
- Kendatipun ✔
- Kalaupun ✔
- Meskipun ✔
- Sekalipun ✔
- Maupun ✔
- Walaupun ✔
Contoh untuk sebuah kalimat :
- Adapun ✔
- Andaipun ✔
- Bagaimanapun ✔
- Ataupun ✔
- Kendatipun ✔
- Kalaupun ✔
- Meskipun ✔
- Sekalipun ✔
- Maupun ✔
- Walaupun ✔
Contoh untuk sebuah kalimat :
- Aku tetap tidak bergeming walaupun kamu memaksaku pergi.
- Sungguh hebat dia tidak berputus asa, meskipun banyak orang yang meremehkannya.
- Untuk mendapatkan cinta darinya, aku akan terus berusaha bagaimanapun caranya.
2. Partikel “Pun” yang ditulis terpisah.
Untuk partikel “pun” yang ditulis terpisah dengan kata yang diikutinya, jika bermakna :
⚫Jika bermakna mengikuti, contoh :
⚪Kalau Zoya diizinkan nonton konser itu, seharusnya aku pun diizinkan untuk pergi.
⚪Bila kamu rajin menulis, maka tulisanmu pun pasti akan bagus.
⚫Jika bermakna untuk menegaskan kalimat, contoh :
⚪Aku tidak ada niat sedikit pun menyakitimu.
⚪Sejak ke Bali, sekali pun aku tidak pernah ke pantai kuta.
⚫Jika bermakna pertentangan suatu kondisi, contoh :
⚪Walau pun aku tidak direstui ayahmu, aku akan selalu mempertahankan cintaku padamu.
⚪Entah kenapa dia selalu menjadi yang terbaik di kelas, meski pun dia sering terlambat ke sekolah.
Baca juga : Penulisan "di" yang benar
Saya rasa cukup segini saja pembahasan kali ini. Jika ada yang kurang mohon dimaafkan. Semoga bermanfaat.
⚫Jika bermakna mengikuti, contoh :
⚪Kalau Zoya diizinkan nonton konser itu, seharusnya aku pun diizinkan untuk pergi.
⚪Bila kamu rajin menulis, maka tulisanmu pun pasti akan bagus.
⚫Jika bermakna untuk menegaskan kalimat, contoh :
⚪Aku tidak ada niat sedikit pun menyakitimu.
⚪Sejak ke Bali, sekali pun aku tidak pernah ke pantai kuta.
⚫Jika bermakna pertentangan suatu kondisi, contoh :
⚪Walau pun aku tidak direstui ayahmu, aku akan selalu mempertahankan cintaku padamu.
⚪Entah kenapa dia selalu menjadi yang terbaik di kelas, meski pun dia sering terlambat ke sekolah.
Baca juga : Penulisan "di" yang benar
Saya rasa cukup segini saja pembahasan kali ini. Jika ada yang kurang mohon dimaafkan. Semoga bermanfaat.

Tidak Ada Komentar